Feeds:
Posts
Comments

Tempat Lilin Rama Sinta

    lilin-rama

    Sinta adalah istri rama wijaya, dalam kisah Ramayana. Pada suatu ketika, Rama Wijaya beserta Shinta, istrinya, dan adik lelakinya, Leksmana, sedang berpetualang di Hutan Dandaka. Di sini mereka bertemu dengan Rahwana yang begitu memuja Dewi Shinta dan sangat ingin memilikinya. Untuk mewujudkan gagasannya, Rahwana mengubah salah satu pengikutnya bernama Marica menjadi seekor kijang yang disebut Kijang Kencana dengan tujuan memikat Shinta.

Karena tertarik dengan kecantikan kijang tersebut, Shinta meminta Rama untuk menangkapnya. Setelah menunggu lama, Shinta menjadi cemas karena Rama belum datang juta. Ia meminta Leksamana untuk mencari Rama. Sebelum meninggalkan Shinta, Leksmana membuat lingkaran sakti di atas tanah di sekeliling Shinta untuk menjaganya dari segala kemungkinan bahaya.

Begitu mengetahui bahwa Shinta sendirian, Rahwana mencoba untuk menculiknya namun gagal karena lingkaran pagar pelindung yang menjaganya. Kemudian ia mengubah diri menjadi seorang Brahmana. Shinta jatuh kasihan terhadap Brahmana yang tua tersebut dan hal tersebut membuatnya keluar dari lingkaran pelindung. Akibatnya, Rahwana – yang menjelma menjadi Brahmana tua tersebut – berhasil merebut dan membawanya terbang ke Kerajaan Alengka.

Tatah sungging rama sinta ini menampilkan gambar rama di satu sisi dan gambar sinta di sisi yang lainnya.

Harga Tatah sungging tempat lilin rama sinta ini adalah Rp 60.000. Bonus : Kisah singkat Rama-Sinta

    lilin-rama-besar

    Rama atau Rama Wijaya adalah tokoh utama dalam kisah Ramayana. Ayah Rama adalah Raja Dasarata dari Ayodhya, sedangkan ibunya adalah Kosalya. Dalam Ramayana iceritakan bahwa Raja Dasarata yang merindukan putera mengadakan upacara bagi para dewa, upacara yang disebut Putrakama Yadnya. Upacaranya diterima oleh para Dewa dan utusan mereka memberikan sebuah air suci agar diminum oleh setiap permaisurinya. Atas anugerah tersebut, ketiga permaisuri Raja Dasarata melahirkan putera. Yang tertua bernama Rama. Yang kedua adalah Bharata, dan yang terakhir adalah Laksmana dan Satrugna. Keempat pangeran tersebut tumbuh menjadi putera yang gagah-gagah dan terampil memainkan senjata di bawah bimbingan Resi Wasista.

    Harga Tempat Lilin Rama Ukuran Kecil adalah Rp 60.000. Bonus: Kisah Ramayana

Wayang Arjuna

    wayang-arjuna

    Arjuna adalah salah satu dari tokoh PANDHAWA LIMA, yang terdiri dari Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Arjuna memiliki karakter yang mulia, berjiwa kesatria, imannya kuat, tahan terhadap godaan duniawi, gagah berani, dan selalu berhasil merebut kejayaan sehingga diberi julukan “Dananjaya”. Musuh seperti apapun pasti akan ditaklukkannya, sehingga ia juga diberi julukan “Parantapa”, yang berarti penakluk musuh. Di antara semua keturunan Kuru di dalam silsilah Dinasti Kuru, ia dijuluki “Kurunandana”, yang artinya putera kesayangan Kuru. Ia juga memiliki nama lain “Kuruprāwira”, yang berarti “kesatria Dinasti Kuru yang terbaik”, sedangkan arti harfiahnya adalah “Perwira Kuru”.

    Harga Tatah sungging wayang Arjuna ini adalah Rp 60.000. Bonus : Biografi Singkat Arjuna

    wayang-rama

    Rama
    atau Rama Wijaya adalah putera dari Dasarata, Raja Kerajaan Ayodya.
    Rama Terlahir sebagai putera sulung dari pasangan Raja Dasarata
    dengan Kosalya,
    ia dipandang sebagai
    Maryada
    Purushottama,
    yang artinya “Manusia Sempurna”. Setelah dewasa, Rama
    memenangkan
    sayembara dan beristerikan Dewi Sinta.

    Karena
    ambisi dari ibu tirinya, rama dibuang ke hutan selama 14 tahun. Di
    dalam hutan tersebut Rama kehilangan sinta yang diculik oleh
    rahwana. Prabu Rahwana, pemimpin Kerajaan Alengkadiraja sangat
    menginginkan untuk menikahi Dewi Shinta. Ia menganggap bahwa Dewi
    Shinta merupakan jelmaan Dewi Widowati yang telah lama ia cari-cari.

    Dalam
    upayanya untuk membebaskan sinta dari cengeraman Rahwana, Rama harus
    berhadapan dengan Kumbokarno, seorang raksasa baik hati yang
    merupakan adik Rahwana.

Harga Tatah sungging wayang Rama ini
adalah Rp 60.000. Bonus : Kisah singkat Rama

Wayang Sinta

    wayang-sinta

    Prabu Janaka, Raja Kerajaan Mantili memiliki seorang puteri yang sangat cantik bernama Dewi Shinta. Untuk menentukan siapa calon pendamping yang tepat baginya, diadakanlah sebuah sayembara. Rama Wijaya, Pangeran dari Kerajaan Ayodya akhirnya memenangi sayembara tersebut.

Prabu Rahwana, pemimpin Kerajaan Alengkadiraja sangat menginginkan untuk menikahi Dewi Shinta. Namun, setelah mengetahui siapa Dewi Shinta, ia berubah pikiran. Ia menganggap bahwa Dewi Shinta merupakan jelmaan Dewi Widowati yang telah lama ia cari-cari. Oleh Karena itu Prabu Rahwana berusaha keras merebut Sinta dari tangan Rama Wijaya.

Harga Tatah sungging wayang Dewi sinta ini adalah Rp 60.000. Bonus : Kisah singkat Ramayana

kipas-wayang

    Kipas Tatah sungging ini bermotif wayang dengan warna merah yang dominan. Harga kipas ini Rp 45.000

    wayang-semar

    Kyai Lurah Semar Badranaya adalah nama tokoh punokawan yang paling utama dalam pewayangan Jawa. Tokoh ini dikisahkan sebagai pengasuh sekaligus penasihat para kesatria dalam pementasan kisah-kisah Mahabharata dan Ramayana. Semar merupakan tokoh pewayangan ciptaan pujangga lokal. Meskipun statusnya hanya sebagai abdi, namun keluhurannya sejajar dengan Prabu Kresna dalam kisah Mahabharata.

    Semar memiliki bentuk fisik yang sangat unik, seolah-olah ia merupakan simbol penggambaran jagad raya. Tubuhnya yang bulat merupakan simbol dari bumi, tempat tinggal umat manusia dan makhluk lainnya.

Semar selalu tersenyum, tapi bermata sembab. Penggambaran ini sebagai simbol suka dan duka. Wajahnya tua tapi potongan rambutnya bergaya kuncung seperti anak kecil, sebagai simbol tua dan muda. Ia penjelmaan dewa tetapi hidup sebagai rakyat jelata, sebagai simbol atasan dan bawahan.

Harga Tatah sungging wayang semar ini adalah Rp 60.000. Bonus : Biografi Singkat Semar

kipas-polos

    Kipas tatah sungging polos ini menampilkan corak yang sederhana namun tetap artistik. Harga Rp 30.000

Pembatas Buku Rama Sinta

    Berbeda dengan pembatas buku pada umumnya, pembatas buku ini berbahan dasar kulit mentah yang mengalami proses tatah sungging. Penatahan adalah proses mengukir kulit mentah ke dalam bentuk yang diinginkan. Bisa menjadi bentuk wayang atau pembatas buku sesuai keinginan. Sedangkan sungging adalah proses melukis bagian yang telah ditatah serta pemberian warna.

    Banyak jenis pembatas buku yang beredar, mulai dari seri kaligrafi, seri prajurit keraton jogja, sampai seri wayang. Di Blog ini gambar yang ditampilkan adalah pembatas buku edisi Rama Sinta. Selain edisi rama sinta, terdapat motif wayang lainnya dengan warna yang bervariasi.

    Harga Rp 7.500/pcs – Rp 10.000/pcs

Cermin Kayu Batik

    Cermin yang biasa digunakan untuk mengaca sekarang tersedia dalam bingkai kayu batik. Cermin ini mempunyai 2 ukuran, yaitu ukuran kecil dan ukuran besar. Ukuran kecil Harga Rp 6000, dan ukuran sedang harga Rp 10.000

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.